Cara Mencetak Undangan Pernikahan sendiri

Posted: Maret 18, 2010 in Tips & trick

Meski nilai pernikahan tetap jauh lebih penting dibanding kartu undangan pernikahan, saat ini kartu undangan pernikahan juga menjadi hal yang cukup penting dalam menyambut perayaan pernikahan.
Dari waktu ke waktu jenis kartu undangan pernikahan tentunya semakin beragam baik dari segi desain, materi, bentuk, maupun proses produksinya dengan menggunakan proses sablon ataupun mesin offset. Sebuah kartu undangan pernikahan tidak lagi dianggap hanya sebagai media yang mengundang kehadiran tamu saja, namun kartu undangan pernikahan semakin memiliki nilai dan pesan yang mewakili karakter dari calon pengantin maupun pihak keluarga yang turut mengundang. Nilai maupun pesan yang ingin disampaikan akan diaplikasikan melalui komposisi design grafis, foto-foto calon pengantin, warna, material maupun bentuk dari undangan itu sendiri.

Dalam hal ini TS ingin men-share kepada teman2 semua mengenai dunia percetakan dan mengenal kartu undangan pernikahan. walaupun artikel ini bukan tulisan TS sendiri, namun Siapa tau artikel ini cukup berguna bagi teman-teman yang (juga) akan melangsungkan pernikahan ataupun bagi teman-teman yang baru merintis bisnis percetakan :)

Dari sisi bentuk dan penggunaan materi pada dasarnya kartu undangan pernikahan dapat dikategorikan menjadi 2 jenis yaitu hardcover dan softcover. Undangan dengan materi yang tebal dan tipis.

Undangan hardcover, yaitu dimana materi undangan ini biasanya dibuat dengan menggunakan karton tebal +/- 1000 gsm yang kemudian dilapisi oleh kertas art paper (kertas linen, kertas concorde, kertas millenium, dll) maupun kertas tik yang telah dicetak sedemikian rupa. Fungsi karton pada undangan ini untuk menambah ketebalan dari sebuah undangan dan tentu saja menambah kesan ekslusifnya sebuah kartu undangan pernikahan. Proses pelapisan pada undangan ini dilakukan dengan menggunakan lem kertas khusus yang punya daya rekat kuat maupun pakai double side tape (terkadang biasa kita sebut doubletip). Hehehe.. sedikit maksa.. memangnya di hotel? koq pake tip segala.. Intinya doubletip dan selotip adalah bersaudara satu perguruan…:))

Kemudian adalah undangan softcover, yaitu undangan yang dicetak langsung pada berbagai art paper maupun kertas tik yang biasanya dengan bobot 210 – 300 gsm. Setelah selesai proses cetak undangan ini pun dapat langsung dipergunakan tanpa harus menunggu proses pengeleman seperti pada undangan hardcover.

Dari dua hal dasar di atas selanjutnya adalah mengenai materi yang mendukung sebuah kartu undangan pernikahan. Sebuah kartu undangan pernikahan sebaiknya dibuat melalui proses yang baik dan juga memiliki nilai artistik tersendiri. Karena selain memang memberikan fungsi menjaga daya tahan kartu undangan tersebut, hal ini juga dapat memberikan kesan yang elegan dan keseriusan untuk kita mengundang orang lain. Tapi gak sampai se-sakral sebuah pernikahan itu sendiri koq, gegege…

Laminating / Laminate

Secara awam mungkin sudah tau yang namanya laminating kecuali bagi teman-teman belum pernah punya KTP atau Ijazah sama sekali :). Pada proses pembuatan undangan pernikahan, proses laminating adalah hal yang cukup lazim dilakukan. Hal ini selain berfungsi menjadikan kertas undangan agar tidak mudah sobek, juga memberikan daya tahan jika tanpa sengaja terkena cairan yang dapat merusak permukaan kertas. Pilihan jenis laminating bisa menggunakan laminating glossy maupun laminating doff. Laminating glossy akan memberikan efek mengkilap, dimana laminating doff akan memberikan efek yang agak redup dan meredam pantulan cahaya. Banyak pihak mengatakan bahwa dengan menggunakan laminating doff akan memberikan kesan yang lebih ekslusif jika dibandingkan dengan laminating glossy. Namun secara pribadi saya tidak beranggapan demikian dengan alasan tersendiri. Pilihan tentu saja kembali ke kita dengan catatan dimana laminating doff memang lebih mahal dibanding dengan laminating glossy.

Foil (Hot Stamping Foil)

Foil atau lazim disebut dengan istilah poly. Pemberian materi foil pada beberapa informasi ataupun elemen desain di sebuah undangan. Hal ini sudah terbiasa kita temui dalam pembuatan skripsi di perkuliahan maupun dokumen yang dianggap berharga seperti sertifikat, dll. Proses ini dilakukan dengan mesin press dengan panas tertentu. Pada undangan pemberian foil selain menambah nilai elegan dan artisitik juga memberikan penegasan pada informasi yang cukup penting untuk disampaikan dan diingat, karena efek dari foil akan memberikan eye catching tersendiri. Pemberian foil pada undangan biasanya untuk nama mempelai, nama keluarga, informasi waktu dan tempat acara, juga untuk beberapa ikon pada cover undangan yang dianggap menarik dan penting.

Emboss

Pemberian emboss (timbul) hampir sama dengan poly. yaitu untuk menunjukkan beberapa informasi ataupun elemen desain di sebuah undangan. Hal ini dilakukan dengan perlakuan khusus. namun kesan emboss lebih kepada kesan keindahan, biasa yang di berikan effek emboss adalah pada elemen yang disisipkan untuk hiasan pada undangan, seperti halnya ornamen dan hiasan2 lain, tidak jarang juga nama calon pengantinnya diberikan effect emboss untuk kesan lebih focus.

Pita
Pita tentu saja akan memberikan kesan lebih cantik pada sebuah kartu undangan pernikahan. Namun menurut saya pita adalah materi yang sifatnya optional karena hanya cenderung memberikan kesan cantik kecuali pada jenis undangan pernikahan tertentu seperti undangan yang memiliki gulungan (klasik).

Beberapa hal di atas adalah hal yang sangat dasar menurut saya yang perlu diketahui di luar dari proses desain grafisnya. Pemilihan materi di atas tentu saja akan memberikan perbedaan harga produksi sebuah kartu undangan pernikahan, terutama bagi teman-teman yang memang memiliki budget terbatas untuk melangsungkan pernikahan. Penjelasan saya di atas juga untuk undangan yang sifatnya awam berbentuk flat dalam hasil produksinya. harapan dari saya semoga artikel ini bermanfaat bagi pemula dan teman2 yang ingin membuat undangan pernikahan sendiri.

salam..

About these ads
Komentar
  1. aphinx mengatakan:

    Hai makasih tipsnya, sy mau nanya dong, lem apa yang kuat untuk mengelem hardcover selain doble tip? thanks yah :)

    • rumohdigital mengatakan:

      Lem yang biasa digunakan untuk ngelem Hard Cover adalah lem Fox untuk bahan kertas, jika yang dipakai adalah double tape akan sedikit memakan biaya lebih, karena otomatis untuk mengelem rata seluruh sisi memerlukan double tape yg sangat banyak.. resiko pemakaian double tape/pengeleman yg tidak rata adalah menggelembungnya kertas bagian luar karena tidak seluruh bagiannya lengket sehingga diisi oleh angin. untuk hard cover dengan bahan kulit atas sintetis dapat menggunakan lem Banteng atau lem Fox khusus untuk kulit/sintetis. demikian jawaban dari kami semoga bermanfaat… :) salam hangat

  2. nurmahira syakira mengatakan:

    laminating dof satuannya roll/pak kah ada kh d jual brp hrgnya

    • rumohdigital mengatakan:

      Untuk nurmahira, plastik laminasi yang dijual dipasaran ada yang model roll dan ada yang pack, tergantung lagi pada kita untuk pemakaian dimana dan mesin jenis apa.. untuk harga sangat bervariasi tergantung ukurannya juga. kami dari Rumoh Digital tidak menjual bahan plastik laminasi, kita hanya produksi saja dan tidak menjual bahannya. Terima kasih sebelumnya sudah berkunjung ke Blog kami :) salam hangat…

  3. Pey-Pero mengatakan:

    Hi RD,pernah kepikiran untuk bikin undangan hard cover tapi dilapisin sama kertas dinding (wall paper) gak? Tapi bagian dalamnya tetap kertas biasa kok. Sepertinya kalo bikinnya cuma 5 pieces (soalnya saya buat khusus bt my best maid of honor) itu harga 1 undangan yg seharusnya cuma 30rb bisa melambung tinggi sampe 150 even 250 ribu.

    Please share your thought ya,thank you…

    • rumohdigital mengatakan:

      Hmm… Good idea, tp menurut saya ada beberapa kendala untuk memproduksi undangan hard cover dengan dilapisi wall paper,
      1. Bahan Wall paper yang dijual di pasaran sering kali dijual / roll dan harga nya lumayan mahal, jd untuk memproduksi hanya 5 unit akan sangat mempengaruhi cost.
      2. Proses pengerjaan terbatas yang hanya bisa menggunakan Hot Print atau pun dengan teknik sablon (tidak bisa dicetak)

      Tapi untuk pesanan khusus seperti yang dikemukakan Pey-pero, hal itu sangatlah mungkin.. dan itu saya anggap masukan yang sangat berharga bagi kami.. :) Terima kasih

  4. mantabb sekali sharing ilmunya…sangat bermanfaat sekali bagi para pasangan yang ingin menikah…terima kasih banyak ya…

    suksess selalu…

  5. M Taufiq-batam mengatakan:

    pak saya di batam ada CD toturial cara2 cetak undangannya? kalau ada saya mau pesan

  6. wahyu mengatakan:

    gmn caranya emboss yg bagus

    • rumohdigital mengatakan:

      gmn caranya emboss yg bagus??

      sebenarnya ini pertanyaan yg masih sangat umum pak wahyu, BAGUS yang dimaksud disini dilihat dari segi apanya dulu? kalo yang dilihat adalah segi designnya, itu semua tergantung kepada inspirasi seseorang dalam mendesign, tp kalo yang dilihat adalah segi hasil timbul/emboss, otomatis tergantung pada pembuatan klise emboss itu sendiri, jg pada pemanas yang ada dimesin yang dipakai.
      semoga bermanfaat bagi pak wahyu dan semua pengunjung blog

      Salam hangat..

  7. Kenthisdesain mengatakan:

    Untuk mengelem blom biar rata biasa pakai apa ya alatnya yang handal dan hasil merata

  8. Sundi mengatakan:

    Menarik sekali, terima kasih..

  9. puccha mengatakan:

    gan… tolong lebih dielaskan lagi tentang cara pembuatan foil/poly donk!
    thanks b4

    • rumohdigital mengatakan:

      untuk membuat foil/poly yg harus dipersiapkan adalah :
      – Bahan untuk di poly
      – Kertas Foil
      – Mesin poly
      – Plat / film poly

      cara kerjanya sederhana aja, kertas foil dan film poly di pasangkan pada mesin poly, kemudian atur suhu nya dan letakkan bahan yang akan di poly di plat bawah tepat dibawah film poly. untuk kemudiannya tergantung mesin yang digunakan, apabila mesin manual pergeseran kertas foil nya perlu diatur, jika memakai mesin semi otomatis pergerakan kertas foil tinggal disetel aja dia akan bergerak dengan sendirinya.

      semoga penjelasan saya ini tidak memuaskan anda, sehingga anda dpt mencari referensi-referensi lainnya untuk lebih mendalam :) terima kasih telah berkunjung ke blog kami,..

  10. gibriel mengatakan:

    gan ap sja bahan untuk bkin undangan. . rencana sy mau buka usaha cetak undangan, kan sekarang lagi musim tuh undangan dicetak pke printer. . dan gimana supaya undangan kita bisa bervariasi seperti undangan yang sudah jadi di toko. “katakanlah modelnya ada yang berlubang, dll” mohon solusinya dari anda.

    • rumohdigital mengatakan:

      Bahan untuk bikin undangan ntu sangat variatif gan, tergantung kreasi kita. tp umumnya bahan yg dipakai adalah kertas Art paper. kalo yg agan maksud adalah undangan yg bisa dicetak pakai printer itu sering disebut dengan undangan model blanko, yaitu undangan yg sdh diproduksi dengan model yg oleh penerbit, kita tinggal print tulisannya saja. untuk model undangan ini kita tdk bisa berkreasi terlalu banyak. kalo yg agan tnyakan untuk membuat lubang pada undangan itu mesin yang dipakai adalah mesin pond. untuk variasi lubang yg akan dibuat adalah tergantung film atau mata pisau pond yang kita buat.

      Mudah-mudahan bermanfaat gan… Sukses selalu..

  11. erick mengatakan:

    gan, masi seputar ilmu pengeleman, sy pakai lem fox kertas untuk hardcover tp problemnya gelembung. Ato ada campuran (brp perbandingannya) atau teknik sy yg kurang bagus? makasi

  12. hermawan mengatakan:

    Mantap..,sgt bermanfaat..!!!
    Hatur nuhun..

  13. […] cara mencetak undangan pernikahan sendiri welcome to Meski nilai pernikahan tetap jauh lebih penting dibanding kartu undangan pernikahan, saat ini kartu undangan pernikahan juga menjadi hal yang cukup penting (Read More…) […]

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s